Tampilkan postingan dengan label Virtualbox. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Virtualbox. Tampilkan semua postingan

Download Ebook VLAN

Download Ebook VLAN

Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda. 

Vlan dibuat dengan menggunakan jaringan pihak ke tiga. VLAN merupakan sebuah bagian kecil jaringan IP yang terpisah secara logik. VLAN memungkinkan beberapa jaringan IP dan jaringan-jaringan kecil (subnet) berada dalam jaringan switched switched yang sama. Agar computer bisa berkomunikasi pada VLAN yang sama, setiap computer harus memiliki sebuah alamat IP dan Subnet Mask yang sesuai dengan VLAN tersebut. Switch harus dikonfigurasi dengan VLAN dan setiap port dalam VLAN harus didaftarkan ke VLAN. Sebuah port switch yang telah dikonfigurasi dengan sebuah VLAN tunggal disebut sebagai access port.

Sebuah VLAN memungkinkan seorang Administrator untuk menciptakan sekelompok peralatan yang secara logic dihubungkan satu sama lain. Dengan VLAN, kita dapat membagi jaringan switch secara logik berdasarkan fungsi, departemen atau project team .

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/VLAN

Link Download


Cara Menginstal PCLinuxOS menggunakan WMware Workstation

Dalam kesempatan kali ini saya akan mencoba menginstal salah satu distro Linux menggunakan VMware Workstation. Perbedaan VMware Workstation dengan VirtualBox, VMWare penggunaanya lebih ringan dibandingkan dengan VirtualBox, selain itu dengan VMWare kita juga dapat menginstall virtual mikrotik di dalamnya.

Untuk distro Linux yang akan saya install yaitu PCLinuxOS. Distro ini merupakan turunan dari Mandrake atau yang sekarang dikenal dengan Mandriva. PCLinuxOS sudah dirilis sejak tahun 2003. PCLinuxOS menjadi distro yang sering digunakan karena salah satu kelebihannya yaitu sebagai Data Recovery (Penyelamat Data). Mengapa? Karena dalam PCLinuxOS dilengkapi dengan tools penyelamat data. Fitur penyelamatan data (Data Recovery Utility) misalnya Photorec, Testdisk dan NTFSundelete. 

Langsung saja untuk cara menginstal PCLinuxOS adalah sebagai berikut :

1. Buka aplikasi WMware Workstation. Pada tampilan awal akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Lalu pilih Create a New Virtual Machine.

2. Setelah itu tampilan selanjutnya akan muncul tampilan dimana Anda harus memilih antara Typical atau Custom. Pilih opsi Custom untuk pengaturan secara manual dari pengguna.

3. Pilih Hardware Virtual Machine yang kompatibel, setelah itu klik Next. Lalu akan muncul option darimana sumber dari PCLinuxOS yang akan diinstal. Karena kita akan mengatur Virtual Machine secara manual, maka pilih I will install the operating system later karena kita akan mengatur Virtual Machine terlebih dahulu sebelum di instal.


4. Pilih Linux sebagai Guest operating system dengan versi Other Linux 3.x kernel 64-bit, lalu klik Next

 5. Untuk nama dari Virtual Machine kita harus menyamakan namanya sesuai yang ada di folder yang ada di lokasi penyimpanan. Lalu klik Next.

 6. Atur jumlah processors dan juga core-nya sesuai dengan keinginan. Lalu klik Next.

7. Atur jumlah memori yang diinginkan. Pilih memori minimal 2 GB, karena distro ini akan bekerja pada memori minimal 2GB. Lalu klik Next.

 8. Agar nantinya PC dapat mengakses internet pilih Use network address translation (NAT). Lalu klik Next.

 9. Lalu untuk opsi I/O Controller Types dan Disk Type ikuti sesuai pilihan opsi di bawah ini.


 10. Setelah itu pilih Disk untuk menginstal. Pilih Create a new virtual disk lalu klik Next. Lalu ikuti petunjuk sesuai gambar di bawah ini.




 11. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, pilih Use ISO image file lalu inputkan ISO file dari PCLinuxOS.

 12. Apabila terdapat device yang sekiranya tidak diperlukan, maka Remove device tersebut. Setelah itu Close.




 13. Pengaturan secara manual dari Virtual Machine PCLinuxOS selesai, lalu klik Finish.

 14. Setelah itu, untuk menjalankan PCLinuxOS klik pada Power on this virtual machine.

 15. Pilih opsi Install PCLinuxOS lalu Enter. Lalu tunggu prosesnya selesai. Setelah muncul pengaturan bahasa keyboard layout pilih sesuai yang Anda inginkan. Lalu ikuti langkah sesuai dengan gambar di bawah ini.







16. Tunggu hingga proses instalasi selesai. Proses instalasi ini akan membutuhkan waktu yang agak lama.

17. Tampilan PCLinuxOS yang sudah diinstal.

FITUR- FITUR YANG ADA DALAM VIRTUALBOX

Kali ini fitur-fitur yang terdapat dalam VirtualBox menggunakan bahasa Indonesia. Yuk kita simak!

1. Pertama dimulai dari "Berkas". Fitur-fitur yang terdapat dalam menu "Berkas" adalah sebagai berikut :

Preferensi. Setting VirtualBox, secara umum. Ada banyak settingan di Preferensi

Impor Appliance, kebalikan daripada import, mengambil file backup berekstensi OVF / OVA, untuk dijalankan pada VirtualBox.

Expor Appliance, untuk mengimport virtual machine, istilah lainnya, membuat OS virtual, menjadi file berekstensi OVF / OVA.

Manajer Media Virtual: Tempat mengatur media virtual. Berisi semua media (hardisk, cd/dvd dan iso file)

Manager Operasi Jaringan : mengatur operasi jaringan yang aktif

Periksa Pemutakhiran : merefresh

Reset Semua Peringatan : Menghapus semua peringatan yang ada sebelumnya

Keluar : keluar dari VirtualBox.

Dalam fitur "Preferensi" juga terdapat sub fitur yaitu sebagai berikut :

Umum, secara default drive C folder document, merupakan tempat dari virtual machine yang sudah dibuat. Anda bisa ubah settingan ini ke drive dan folder yang diinginkan.

Masukan, input key keyboard, untuk masuk dan keluarnya kursor dari virtual machine.

Pemutakhiran, jika dicentang, akan dilakukan update ke website VirtualBox, secara periodic.

Bahasa, artinya bahasa yang digunakan pada VirtualBox ini.

Tampilan, setting tampilan / display dari virtual machine

Jaringan, tempat mengatur  Ethernet adapter virtual dan sekaligus settingan IP addressnya.

Extensi, penambahan extention pack.

Proksi, jika untuk koneksi ke internet harus menggunakan proxy, gunakan (centang) bagian ini.

2. Menu "Mesin", fitur-fitur yang terdapat dalam menu "Berkas" adalah sebagai berikut :

Baru, membuat virtual machine yang baru, dari awal.

Tambah, menambahkan virtual machine. Jika sudah ada virtual machine, tapi tidak masuk ke VirtualBox.

Pengaturan, setting khusus untuk virtual machine, karena panjang, selanjutnya akan dibahas tersendiri

Klon, clone atau mengcopy virtual machine, sehingga mendapatkan hasil virtual machine, yang sama persis dengan aslinya.

Hapus,  remove / menghilangkan virtual machine. Jika ini dipilih akan ada 3 pilihan, yaitu, apakah hapus semua berkashanya hapus, ataukah batal. Jika pilih hapus semua berkas, semua file virtual machine akan hilang. Jika hanya hapus, maka file / folder system virtual machine akan tetap ada. Dengan file / folder ini, virtual machine bisa dikembalikan lagi dengan menggunakan settingan Machine - Add di atas. Dan terakhir batal, artinya untuk membatalkan/tidak jadi menghapus berkas.

Grup, mengelompokkan / membuat group, agar virtual machine lebih gampang diatur.

Mulai, mulai menjalankan virtual machine.

Istirahat, mempause, menghentikan sementara jalannya suatu virtual machine. Jika kembali diklik,virtual machine akan kembali running.

Reset, restart virtual machine.

Tutup, menutup / mematikan virtual machine.

Buang Keadaan Tersimpan. Merestart / mereboot virtual machine yang berada dalam posisi save state/sama seperti pause

Tampilkan Log, melihat log / history dari virtual machine.

Segarkan, untuk merefresh

Tampilkan di Explorer, melihat virtual machine dalam windows explorer

Buat Pintasan pada Dekstop, membuat shortcut VirtualBox pada desktop.

Urut. Mengurutkan virtual machine.

 3. Menu "Bantuan", terdapat fitur-fitur sebagai berikut :

Fitur-fitur lain selain ketiga Menu di atas yaitu sebagai berikut :

1. Baru, untuk membuat mesin baru/sistem operasi baru

2. Pengaturan, di dalam "Pengaturan" juga terdapat sub fitur seperti berikut :

Umum, digunakan untuk melakukan pengaturan umum
Sistem, digunakan untuk mengatur sistem pada virtual mesin yang telah dibuat 
Tampilan, untuk mengatur memori video, tampilan remot, dan fitur lainnya yang mendukung tampilan 3D serta 2D pada machine yang telah dibuat.
Penyimpanan, menampilkan penyimpanan dari machine yang telah dibuat dan ISO file dari machine yang telah dibuat.
Suara, menampilkan perangkat audio yang dapat digunakan pada virtual mesin.
Jaringan, digunakan untuk mengatur Network Adapter yang dipakai oleh machine yang telah dibuat.
Port Serial, digunakan untuk mengatur serial port pada machine yang telah dibuat.
USB, digunakan untuk mengatur USB port pada virtual mesin yang telah dibuat.
Folder Bersama, digunakan untuk membuat sharing folder antara OS utama dengan machine yang telah dibuat.

3. Mulai, untuk memulai menjalankan virtual mesin yang sudah dibuat.

4. Rincian, untuk menampilkan rincian dari virtual mesin
5. Snapshot

Trik Booting Virtual Machine Super Cepat Di VirtualBox

Menunggu itu membosankan, tidak menyenangkan, kadang bisa memancing emosi. Semua orang mungkin setuju dengan hal itu. Saya juga tidak suka menunggu, termasuk menunggu virtual machine yang membutuhkan waktu cukup lama hanya untuk booting. Apalagi misalnya sistem operasi yang kita jalankan di atas Virtualbox memiliki banyak aplikasi yang berat, pasti waktu booting semakin lama. Tentu saja ini tidak menyenangkan. Kalau bisa cepat, mengapa harus lambat? Untungnya Virtualbox mempunyai satu fitur yang dapat menjadikan boot virtual machine super cepat.

Trik ini sebenarnya kita awali saat hendak mematikan virtual machine di Virtualbox. Alih-alih menjalankan perintah poweroff atau halt dari terminal, kita tutup saja jendelanya. Nah pada saat itu, Virtualbox akan menawarkan beberapa pilihan seperti tampak pada gambar di bawah.


Dari tiga pilihan tersebut, kita harus menandai Save the machine state agar mesin ini tidak dimatikan tetapi disimpan dalam keadaan sama persis saat terakhir kali kita mengaksesnya. Lalu klik OK. Kalau kita perhatikan mesin virtual yang kita matikan dengan cara tersebut di VirtualBox Manager akan terlihat ada ikon disket dengan tulisan Saved.


Ketika virtual machine ini dihidupkan kembali, tidak akan ada proses booting layaknya menghidupkan sistem operasi secara normal. Sebagai gantinya Virtualbox akan me-restorekeadaan yang disimpan tersebut dan mengubah status mesin menjadi hidup. Cara ini hanya membutuhkan beberapa detik sampai sistem operasi siap digunakan.

Membuat Cloning Virtual Machine Di VirtualBox 4.2.10

Fitur cloning di VirtualBox memungkinkan untuk membuat salinan virtual machine menjadi beberapa virtual machine lain yang sama persis dan siap digunakan. Fitur ini sangat berguna jika kita ingin membuat beberapa server dari distro yang sama dengan aplikasi yang sama dan konfigurasi yang sama pula. Alih-alih membuat beberapa virtual machinelalu memasang sistem operasi di atasnya, lebih baik kita membuat satu virtual machine, memasang sistem operasi di atasnya, melengkapinya dengan berbagai aplikasi, melakukan konfigurasi, kemudian membuat cloning.

Clone Virtual Machine

VirtualBox belum mendukung cloning ketika virtual machine sedang online. Jadi, shutdowndulu mesin yang akan kita clone. Kemudian klik menu Machine -> Clone...


Tentukan nama untuk virtual machine hasil cloning pada jendela Clone Virtual Machine. Centang juga pilihan Reinitialize the MAC address of all network cards untuk menghindari alamat MAC yang sama. Klik Next untuk melanjutkan.


VirtualBox menyediakan dua jenis clonefull dan linked clone. Pada pilihan full cloneVirtualBox akan membuat salinan yang sama persis seperti virtual machine aslinya termasuk virtual hard disk. Sedangkan pada pilihan linked clone, VirtualBox hanya akan membuat salinan virtual machine sedangkan virtual hard disk ditautkan pada virtual diskmesin aslinya. Pilihan ini dapat menghemat ruang kosong di hard disk tetapi kita tidak dapat memindahkah virtual machine hasil cloning ke mesin fisik lain tanpa memindahkan virtual machine aslinya juga. Setelah menentukan pilihan, klik tombol Clone.


Tunggu hingga proses cloning selesai.


Di akhir proses ini kita akan mempunyai virtual machine lain yang siap dijalankan di VirtualBox.


Konfigurasi Virtual Machine

Sebelum menjalankan dua virtual machine hasil cloning ini secara bersamaan, sebaiknya hidupkan mesin hasil cloning lalu ubah beberapa konfigurasi untuk menghindari bentrok di jaringan. Konfigurasi yang perlu diubah di antaranya adalah alamat IP dan hostname dari mesin hasil cloning. Cara melakukan pengubahan ini tentu saja bergantung pada sistem operasi maupun distro yang digunakan. Setelah itu barulah kita dapat menjalankan dua virtual machine cloning bersamaan